Showing posts with label Analisis. Show all posts
Showing posts with label Analisis. Show all posts

Thursday, April 16, 2015

ANALISA NILAI ESTETIS, NILAI KOGNITIF, DAN ‘DULCE ET UTILE” DALAM KUMPULAN CERPEN TAMARA GERALDINE: ”Kamu Sadar, Saya Punya Alasan Untuk Selingkuh, ‘kan Sayang”



I.            PENDAHULUAN

Sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat keyakinan dalam bentuk gambaran konkrit yang menbangkitkan pesona dengan alat bahasa (Sumardjo, 1988: 3). 

Sastra tidak hanya dinilai sebagai sebagai sebuah karya yang memiliki pengetahuan tentang budi pekerti yang dimanfaatkan sebagai konsumsi intelektual di samping konsumsi emosi, sebagaimana yang dinyatakan oleh Aminuddin (2005: 37):
Sastra merupakan karya cipta yang merupakan bagian dari seni dan berusaha menampilkan nilai-nilai keindahan yang bersifat actual dan imajinatif sehingga mampu memberikan hiburan dan kepuasan rohaniah pembaca.

ANALISA NILAI FILSAFAT DAN PSIKOLOGIS ”LINGKARAN KABUT” KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN


I.            PENDAHULUAN
Ada berbagai macam cara untuk menjabarkan hubungan sastra dengan pemikiran sehingga sastra sering dipandang sebagai suatu bentuk filsafat. Baik sastra maupun filsafat adalah dunia pemikiran. Sebagai suatu dunia pemikiran, sastra tidak bisa melepaskan diri dari keadaan lingkungannya. Karena itu sastra pada hakikatnya adalah suatu tiruan dari kenyataan atau mimesis (Darma, 2004: 40-41). Di samping itu, sastra sering dianalisis untuk mengungkapkan pemikiran-pemikiran hebat. Analisis pemikiran pengarang secara perorangan tidaklah mudah karena sikap dan pemikiran tidak dapat diformalisasikan secara nyata dan jelas (Wellek dan Warren, 1995: 134, 143)

Wednesday, April 15, 2015

KAJIAN ARTIKEL JURNAL ‘AUTHENTIC LANGUAGE TEST: WHERE FROM AND WHERE TO’ DITULIS OLEH ELANA SHOHAMY DAN THEA REVES


 I.                  Pendahuluan

Pendekatan modern terhadap konsep pengukuran kemampuan bahasa telah mengalami perubahan baik dari segi konsep yang diusulkannya maupun format tes yang dikembangkan berdasarkan konsep dasar yang melandasi pengembangan tes tersebut. Pembicaraan mengenai tes-tes yang otentik menjadi popular akhir-akhir ini. Tes-tes bahasa dituntut untuk dapat mencerminkan gambaran yang benar dan tepat tentang bahasa yang digunakan dalam kehidupan nyata. Namun pada pelaksanaanya, bahasa tes otentik tidaklah sama dengan bahasa dalam kehidupan nyata.